Jadi Korban Penganiayaan di Kafe, Kondisi Pria asal Blora Seperti Bayi

Heri Purnomo
Kondisi Zaimul Mustakim, korban penganiayaan di sebuah kafe, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Foto: iNews TV/Heri Purnomo.

Korban hanya bisa mengucapkan satu kata saja, yakni moh (tidak mau). Korban harus diajak berkomunikasi seperti bayi, itu pun tidak boleh terlalu berat. 

Selamet mengaku, biaya pengobatan anaknya sampai kini telah mencapai sekitar Rp50 juta. Sementara, dari pihak keluarga pelaku seperti tidak ada etikad baik untuk membantu pembiayaan atau hanya sekedar menengok. 

Pihak keluarga berharap polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang menyebabkan kondisi korban seperti ini. 

“Saya berharap pelaku lainnya segera ditangkap dan diproses setimpal dengan perbuatannya,” ucap Selamet. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
16 hari lalu

Karnaval Sound Horeg di Jember Ricuh, Penonton Babak Belur Dikeroyok

24 hari lalu

Masa Sulit Perajin Bata di Blora di Tengah Kemarau Ekstrem, Tempuh 2 Km untuk Dapatkan Air

1 bulan lalu

Polisi Dikeroyok 2 Pria Mabuk Pakai Durian di Gowa, Luka di Wajah dan Tangan

2 bulan lalu

Jelang Verifikasi Pemilu 2029, Perindo Blora Kejar Struktur dan Bidik 5 Kursi DPRD

2 bulan lalu

Buntut Ratusan Siswa Keracunan, Satgas MBG Blora Minta SPPG Sukorejo 2 Ditutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal