Jadi Korban Penganiayaan di Kafe, Kondisi Pria asal Blora Seperti Bayi

Heri Purnomo
Kondisi Zaimul Mustakim, korban penganiayaan di sebuah kafe, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Foto: iNews TV/Heri Purnomo.

Korban hanya bisa mengucapkan satu kata saja, yakni moh (tidak mau). Korban harus diajak berkomunikasi seperti bayi, itu pun tidak boleh terlalu berat. 

Selamet mengaku, biaya pengobatan anaknya sampai kini telah mencapai sekitar Rp50 juta. Sementara, dari pihak keluarga pelaku seperti tidak ada etikad baik untuk membantu pembiayaan atau hanya sekedar menengok. 

Pihak keluarga berharap polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang menyebabkan kondisi korban seperti ini. 

“Saya berharap pelaku lainnya segera ditangkap dan diproses setimpal dengan perbuatannya,” ucap Selamet. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
12 hari lalu

Polisi Gerebek Lokasi Pengoplosan LPG Subsidi di Blora, Ratusan Tabung Gas Disita

12 hari lalu

Kasus Asap Sampah Berakhir Damai, 2 Lansia di Blora Belum Diputus Bebas

19 hari lalu

Cekcok Asap Sampah Berujung Saling Pukul dengan Tetangga, Pasangan Lansia di Blora Diadili

31 hari lalu

Serangan Jantung Mendadak, Pria Asal Semarang Tewas di Depan Kamar Hotel di Blora

2 bulan lalu

Hanya Dapat 4 Siswa Baru, SDN 2 Tempel Blora Terancam Diregrouping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal