TEMANGGUNG, iNews.id – Mantan pemain PSS Sleman asal Temanggung, Jawa Tengah, Agus Setiawan alias Awank, meminta kepada PSSI agar mencabut hukuman seumur hidup yang dijatuhkan kepadanya.
Awank merupakan salah satu dari tiga pemain PSS yang harus menjalani hukuman seumur hidup tidak boleh bermain sepak bola profesional terkait sepak bola gajah yang terjadi saat pertandingan antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang pada 2014 lalu.
Kini, di tengah mencuatnya kasus mafia bola dan pengaturan skor (match fixing) dan sepak bola gajah di tubuh PSSI, Awank meminta kepada induk organisasi sepak bola di Tanah Air untuk mencabut hukuman tersebut.
Awang menganggap jika hukuman yang diterimanya sangat tidak adil dan membebani moral dirinya maupun keluarga. Sejak vonis itu, Awank praktis berhenti total dari dunia sepak bola profesional.
Untuk mencukupi kebutuhan hidup dan menafkahi keluarganya, Awank pun terpaksa menjadi kuli angkut serbuk kayu di depo tak jauh dari rumahnya di Desa Kuncen, Kecamatan Kranggan, Temanggung.