Jadi Kuli Angkut, Ini Harapan Eks Pemain PSS yang Divonis Seumur Hidup

Didik Dono Hartono
Mantan pemain PSS Sleman Agus Setiawan (Awank) menunjukkan kostum kebanggaannya. Awank divonis seumur hidup oleh PSSI akibat sepak bola gajah saat bertanding melawan PSIS Semarang pada 2014 lalu. (FOto-Foto: INews.id/Didik Dono Hartono)


Ditemui di rumahnya, Awang masih sangat ingat peristiwa sepak bola gajah yang memalukan tersebut. Kostum PSS dengan nomor punggung 44 yang dipakai saat pertandingan tersebut masih tersimpan rapi.

Dengan mata berkaca-kaca, Awank mengaku sejak awal pertandingan antara PSS dan PSIS tidak berjalan fair play, bahkan managemen PSS meminta kepada seluruh pemainnya agar tidak menang melawan PSIS.

“Klimaksnya beberapa pemain melakukan gol bunuh diri termasuk saya. Waktu itu, semua pemain diminta mengalah,” katanya, Jumat (11/1/2019).


Atas kasus tersebut awank dijatuhi hukuman seumur hidup dilarang bermain sepak bola profesional oleh PSSI. Kini, setelah empat tahun berlalu, Awank meminta agar PSSI mencabut hukuman tersebut karena dianggap sangat membenani moral dirinya dan keluarga. Apalagi, pelatih PSS saat itu yang juga dapat vonis sudah bebas. “Anak saya yang masih SD sering diolok-olok temannya karena kasus tersebut,” ucapnya.

Awank mengaku siap kembali dipanggil PSSI ataupun Satgas Anti-Mafia Bola Mabes Polri untuk mengklarifikasi sepak gola gajah antara PSS dan PSIS.

Pemain yang pernah merumput bersama Persitema Temanggung tersebut juga mengaku tidak pernah menerima uang suap sepeser pun dalam pertandingan tersebut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Final Liga 4 Lampung Ricuh, Wasit Dikejar dan Dipukul usai Anulir Gol

57 tahun lalu

Indra Sjafri Dipecat usai Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025

57 tahun lalu

Bikin Meleleh, Ini Komentar Shin Tae-yong jika Kembali Latih Timnas Indonesia

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan PSSI Pecat Patrick Kluivert dari Timnas Indonesia

57 tahun lalu

Laga Persib vs Persebaya, Polisi Sekat Bonek di Batas Kota Bandung Tak Boleh Hadir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal