Jelang Ramadan, Harga Barang Kebutuhan Pokok di Salatiga Masih Stabil

Angga Rosa
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya Salatiga saat menunggu pembeli. Foto: Ist

Dia mengatakan, tingginya harga dan minimnya stok minyak goreng sangat berdampak pada omzet penjualan. Sejak harga minyak goreng melambung hingga Rp20.000 per liter, omzet penjualan menurun. 

"Sekarang barangnya susah didapat, jadi tambah susah. Semoga saja, kondisi lekas normal agar pedagang dan pembeli tidak kebingungan," ucapnya.

Kelangkaan minyak goreng juga dikeluhkan pedagang makanan. Mereka mengeluh sudah dua pekan ini kesulitan mendapatkan minyak goreng. Padahal, minyak menjadi bahan baku makanan olahannya.

"Saya dagang ayam goreng. Kalau tidak ada minyak goreng, gimana bisa jualan. Sudah dua minggu belakangan susah mendapatkan. Saya berharap, kelangkaan minyak goreng segera teratasi agar pedagang seperti saya tetap bisa jualan," kata Lestari, pedagang ayam goreng di Salatiga. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Asah Kepekaan Sosial, Peserta PKN LAN Bagikan 100 Liter Minyak Goreng ke Warga Mojokerto

57 tahun lalu

Minyak Bantuan Pangan di Klaten Berbau Solar dan Keruh, Warga Serbu Kantor Desa

57 tahun lalu

Jemaah Syattariyah di Tanah Datar Baru Laksanakan Salat Iduladha Hari Ini

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Niat Tolong Orang, Remaja di Salatiga Malah Ikut Masuk Jurang 10 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal