Kabar Baik, Korban PHK di Jateng Bisa Dapat Bantuan Usaha dari Pemprov

Taufik Budi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Dok Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Pandemi Covid-19 mengakibatkan sebanyak 50.000 lebih buruh di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kehilangan pekerjaan karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka akan mendapatkan bantuan sembako dari pemprov hingga pelatihan agar bisa membangun usaha.

"Bahwa mereka kena PHK, kena Covid-19 enggak bisa kerja, usahanya bangkrut. Oke kita bantu," kata Gubernur JatengGanjar Pranowo di sela pembagian bantuan beras di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, Sabtu (2/5/2020).

Ganjar mengatakan, bantuan dari Pemprov Jateng itu hanya menjadi stimulan. Warga yang terkena PHK dan mendapat bantuan diharapkan bisa menggunakannya agar mandiri di tengah pandemi Covid-19.

"Bantuan ini sebenarnya sebagai stimulan. Selebihnya mereka mesti dilatih agar di antara mereka kemudian dengan cara mereka diberdayakan, mereka akan bisa mandiri," katanya.

Ganjar juga meminta masyarakat untuk tidak hanya menengadahkan tangan untuk meminta bantuan. Pihaknya mendorong masyarakat agar tetap memiliki semangat untuk produktif dan bisa berdaya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kena PHK, 1.000 Buruh Pabrik Demo di Kantor Bupati Jombang

57 tahun lalu

Ribuan Buruh Korban PHK Blokade Jalan Nasional Mojokerto, Tuntut Upah 3 Bulan Dibayar

57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Momen Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Solo, Warga Antusias: Alhamdulillah Senang Banget

57 tahun lalu

Perbaikan Jalan Grobogan-Semarang Selesai, Seluruh Kendaraan Kembali Boleh Melintas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal