Kampung Affiliate Pagerbarang Tegal, Meretas Asa Ekonomi Digital dari Sudut Desa

Kastolani Marzuki
Warga yang tergabung dalam Komunitas Affiliator Berdikari beraktivitas memasarkan produk secara online di rumah studi Desa Pagerbarang, Kabupaten Tegal (Foto: iNews.id/Repro Akbar Ismail)

Komdigi Usung 3 Pilar Infrastruktur hingga Literasi Digital

Keberhasilan Akbar Ismail membangun kampung affiliate itu sejalan sekaligus mendukung program pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang berkomitmen penuh mendukung peningkatan inklusi keuangan di Tanah Air. Komitmen ini diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni pembangunan infrastruktur digital, penguatan literasi digital, serta penyiapan regulasi yang inklusif.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi terkini seperti kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dapat menjadi jembatan strategis dalam menciptakan layanan keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tertuang dalam visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Teknologi Jadi Jembatan Formalisasi Keuangan UMKM

Nezar menekankan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini tidak sekadar berfungsi sebagai alat bantu operasional semata, melainkan instrumen pemerataan ekonomi nasional.

Penggunaan AI dan teknologi digital dinilai mampu membuka akses sistem keuangan formal bagi sektor mikro, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok rentan yang selama ini belum terjangkau layanan perbankan (unbanked).

"Teknologi bukan hanya alat, melainkan jembatan yang menghubungkan jutaan masyarakat, termasuk UMKM dan kelompok rentan, ke dalam satu sistem keuangan yang formal," ujar Wamenkomdigi Nezar Patria dalam acara Indonesia International Financial Inclusion Summit (IFIS) 2025 di Jakarta.

Guna memastikan percepatan inklusi keuangan digital dapat berjalan optimal dan aman, Kementerian Komdigi memfokuskan pengerjaan pada tiga pilar utama yakni, pembangunan Infrastruktur Digital: Memperluas jaringan dan konektivitas internet hingga ke pelosok daerah guna memangkas jurang digital. 

Penguatan Literasi Digital, dengan memberikan edukasi pemanfaatan teknologi dan keuangan digital yang aman agar masyarakat terhindar dari kejahatan siber maupun penipuan finansial.

Penyiapan Regulasi Inklusif: Menyusun payung hukum dan kebijakan yang adaptif terhadap inovasi teknologi sekaligus melindungi hak-hak konsumen.

Melalui sinergi tiga pilar tersebut dan pemanfaatan AI, pemerintah optimistis tingkat inklusi keuangan nasional akan terus meningkat secara signifikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Begini Cara Gamer Cari Penghasilan Tambahan dari Game, Review hingga Affiliate!

10 bulan lalu

Shopee dan Pantene Kenalkan Hair Mask hingga Hair Oil Miracle Series di Affiliate Gathering

6 hari lalu

Kasus Tuberkulosis di Tegal Tembus 6.000 Orang, Polda Jateng Tracing Massal

9 hari lalu

Kebakaran Lahan di Pinggir Tol Pejagan-Pemalang, Pengendara Diimbau Waspada

1 bulan lalu

Terungkap! Ini Penyebab M Fahri Pendaki Gunung Slamet Tewas Jatuh ke Kawah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal