Kapolda Peringatkan FPI Jateng : Jangan Bertindak Berlebihan Respons Kejadian di Jakarta

Ahmad Antoni
Kapolda Irjen Pol Ahmad Luthfi mengingatkan pada pengikut FPI Jateng untuk menaati aturan hukum dan tidak bertindak berlebihan. (Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Kejadian penyerangan anggota Polri oleh pendukung ormas Front Pembela Islam (FPI) yang diduga menggunakan senjata api dan sanjata tajam di Jakarta beberapa waktu lalu sebagai tindakan kriminal dan membahayakan personel Polri. Kapolda Jateng mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah dengan premanisme.

Menurutnya, Polri  adalah institusi pemerintah yang sah sebagai penegak hukum, penjaga keamanan dan ketertiban sebagaimana yg telah diamanatkan dalam UU No.2 tahun 2002. Semua masyarakat atau orang-orang yang tinggal di Indonesia harus  tunduk kepada hukum yang berlaku.

Guna menghidari keresahan dalam masyarakat yang ditimbulkan dari aksi premanisme, Kapolda mengimbau kepada masyarakat kepada masyarakat Jawa Tengah agar tdak terprovokasi.

"Kami harap masyaakat Jawa Tengah tetap tenang dan tidak terprovokasi, Percayakan kepada Polri dan TNI untuk menangani aksi premanisme tersebut," kata Kapolda, Rabu (9/12/2020).

Selain itu, Kapolda juga mengimbau pada masyarakat untuk mematuhi hukum yang berlaku di indonesia dengan  tidak  melanggar aturan hukum. "Ingat bahwa Covid-19 masih perlu kita lawan bersama dengan protokol kesehatan 3 M serta hindari kerumunan,” katanya.

Khusus kepada ormas FPI di Jawa Tengah, Kapolda Jateng mengingatan untuk menaati aturan hukum yang berlaku dan tidak bertindak berlebihan atas kejadian di Jakarta

"Kami minta untuk tetap berprilaku baik, santun, dan agamais dengan mentaati aturan hukum yang berlaku serta tidak bertindak berlebihan atas kejadian di Jakarta,” ujar mantan Kapolresta Solo ini.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Warga Cilacap Hilang Misterius di Hutan Nambo Girang, Tim SAR Turun Tangan

57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Cerita Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca Hendak Ambil Uang Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karanganyar Jateng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal