Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jembatan Penghubung Antar Desa di Cilacap Ambruk
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

Kamis,
Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih
Dua desa di Cilacap mengalami krisis air bersih sehingga BPBD menyalurkan bantuan ke Desa Kedungbenda dan Karangkemiri. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

CILACAP, iNews.id - Kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dua desa mengalami kesulitan mendapatkan air akibat menurunnya debit sumber air, sehingga warga membutuhkan pasokan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan dua desa yang terdampak kekeringan yakni Desa Kedungbenda, Kecamatan Nusawungu, dan Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi. Sebagai langkah penanganan, BPBD bersama unit pelaksana teknis penanggulangan bencana telah menyalurkan total 23.000 liter air bersih ke wilayah terdampak.

Di Desa Kedungbenda, bantuan sebanyak 3.000 liter air telah disalurkan pada 9 Juni 2026 ke tiga titik di Dusun Api-Api, tepatnya di RT 1 dan RT 4 RW 3. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 40 kepala keluarga atau sekitar 120 jiwa yang mulai mengalami keterbatasan air bersih.

Sementara di Desa Karangkemiri, kondisi serupa juga terjadi berdasarkan hasil asesmen cepat BPBD pada 15 Juni 2026. Warga di Dusun Karangkemiri RT 05 RW 01 dilaporkan kesulitan memperoleh air karena debit sumber air terus menurun.

Dari pendataan, sedikitnya 49 kepala keluarga dengan total 192 jiwa terdampak kekeringan. Sejumlah sumur warga bahkan mulai mengalami penyusutan debit sehingga tidak lagi mencukupi kebutuhan harian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut