Karantina Pertanian Semarang Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung asal Sampit

Ahmad Antoni
Penyelundupan ratusan burung asal Sampit berhasil digagalkan petugas Kementan melalui Karantina Pertanian Semarang. (Istimewa)

Sementara murai batu dan kolibri yang dilalulintaskan tanpa dilengkapi dokumen karantina. “Oleh sebab itu, penggagalan penyelundupan ini merupakan suatu upaya untuk mencegah cucak hijau dari kepunahan bersama – sama dengan murai batu dan kolibri," ujarnya. 

Sementara, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil mendukung upaya tersebut. Dia mengatakan segala sesuatu yang dapat mengancam komoditas pertanian Indonesia harus diwaspadai dan dapat dicegah. 

"Ancaman bioterorisme itu nyata, terutama dari luar negeri yang ketat kita proteksi. Namun tidak dipungkiri antar pulau juga sering terjadi karena itu harus dilakukan tindakan karantina agar potensi penyebaran hama penyakit tumbuhan baik di dalam wilayah Indonesia maupun dari luar negeri dapat dicegah," kata Jamil.

Pihaknya berkomitmen akan terus berupaya meningkatkan pengawasan terhadap lalulintas media pembawa dan turut serta dalam menjaga kelestarian sumber daya alam hayati dari berbagai bentuk penyelundupan. 

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang meminta jajaran Barantan untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan perkarantinaan dan perdagangan internasional yang terus bergerak dinamis sebagai economic tools dan border protection harus semakin dipertegas.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Genjot Komoditas Hortikultura Bali, Kementan Percepat Proyek HDDAP di Buleleng

2 hari lalu

Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar

3 hari lalu

Penyelundupan Amunisi ke PNG Digagalkan di Jayapura, 200 Peluru Amunisi Disita

8 hari lalu

Selundupkan Ribuan Burung ke Sidoarjo, 2 WNA Vietnam Jadi Tersangka

8 hari lalu

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 3 Mesin Turbo Pesawat Senilai Rp30 Miliar di Batam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal