Kasus Bocah SD Gantung Diri di Temanggung, Ini Kata Psikolog Anak

Didik Dono Hartono
Antara
Psikolog anak, Mahalia Putik. (Foto: iNews.id/Didik Dono Harrtono)

TEMANGGUNG, iNews.id – Kasus tewasnya HAN (12) bocah SD di Kelurahan Butuh, Temanggung, Jawa Tengah dengan cara gantung diri di rumahnya mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Kasus itu terjadi dinilai karena si anak mengalami tekanan.

Psikolog anak, Mahalia Putik mengatakan, banyak faktor yang membuat anak melakukan tindakan nekat hingga mengakhiri hidup. Keluarga menjadi faktor paling penting agar anak terhindar dari hal-hal negatif.

“Bisa jadi karena anak mengalami tekanan yang tidak diceritakan. Bisa juga karena role model dari media, tv dan berita-berita di tv. Bisa juga karena si anak tidak punya tempat yang ingin dia tumpahkan," katanya, Selasa (8/10/2019).

Menurut Mahalia, untuk mencegah terulangnya kasus itu peran dan fungsi orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua, kata dia, tidak hanya memberikan materi tapi kasih sayang dan mendengarkan keluhan anak.

“Kalau hal ini disadarai semua keluarga dan jadi kurikulum di rumah, insyaallah anak akan terlepas dari beban,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Dokter Icha Diduga 3 Kali Coba Bunuh Diri usai Alami Intimidasi

57 tahun lalu

Menegangkan! Pria di Bandar Lampung Panjat Tower 52 Meter, Mau Turun usai Dibujuk Istri

57 tahun lalu

Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk

57 tahun lalu

Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung, Ditemukan Sudah Kaku dalam Tenda

57 tahun lalu

4 Orang Sekeluarga Tewas saat Camping di Wisata Kledung Temanggung, Ini Kata Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal