SEMARANG, iNews.id - Angka penyebaran virus corona Covid-19 di Jawa Tengah terus meningkat. Kondisi itu dinilai berbahaya. Karena itu, Pemprov Jateng gencar melakukan tes swab massal di seluruh daerah.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan, angka reproduksi efektif (Re/Rt) minggu ke 31 meningkat terus menerus dalam empat pekan terakhir. Re/Rt di atas 1 bertambah 6 menjadi 25 dari 34 Kabupaten/Kota, dan Kabupaten Jepara tertinggi dan tidak jelas klaster penularannya.
“Penambahan ini hampir semua. Kabupaten Jepara tertinggi dan tidak jelas klaster penularannya. Ini cukup berbahaya,” katanya, Senin (3/8/2020).
Karena itu, Ganjar mengatakan, jajarannya terus melakukan tracing dan diharapkan Program Jogo Tonggo mampu diaplikasikan di semua lini masyarakat. “Saya juga minta bupati-wali kota terus melakukan sosialisasi,” ucapnya
Ganjar menambahkan, peningkatan kasus Covid-19 itu layak terjadi karena Pemprov Jateng gencar melakukan testing atau tes swab massa. secara masif. “Maka, kita minta optimalisasi laboratorium dan masih proporsional bisa untuk mengcover percepatan dalam tes. Kita mulai optimalkan koordinasi di tiap wilayah,” tuturnya.