Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Kota Semarang Dimungkinkan Batal New Normal

Taufik Budi
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: iNews/Taufik Budi)

“Maka sekarang tergantung masyarakat, mau tertib atau tidak, kalau tidak mau ya kita seperti ini saja, di rumah terus, tidak ada aktivitas yang bisa dijalankan," katanya.

Dia menekankan, dengan semakin banyaknya masyarakat yang tidak tertib dalam masa PKM, maka RO di Kota Semarang akan semakin sulit dikendalikan. Artinya, kemungkinan menjalankan new normal akan semakin jauh.

"Sampai tadi malam saja, teman-teman patroli masih menemukan rombongan warga yang nongkrong di luar, tanpa masker, diingatkan malah marah-marah," ungkapnya.

Hendi pun pesimistis upaya menuju new normal bisa dilaksanakan jika masyarakat tidak mau mematuhi aturan dan imbauan pemerintah untuk tidak berkerumun.

"Saya rasa sulit kalau yang berupaya menuju new normal hanya pemerintah dan sebagian masyarakat saja, perlu upaya bersama, perlu pengorbanan bersama, perlu saling mengingatkan, perlu saling mengimbau," kata Hendi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
14 hari lalu

Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional Masuk Tahap Verifikasi Lapangan

2 tahun lalu

Kumpulkan Bukti Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Geledah Gedung DPRD Jateng

2 tahun lalu

Kasus Gratifikasi dan Pemerasan, KPK Geledah Kantor Pengadaan Barang Pemkot Semarang

3 tahun lalu

KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkot Semarang

3 tahun lalu

Akses Jalan Bandara Ahmad Yani Makin Terang, Wali Kota: Ini Wajah Semarang Paling Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal