Menurut Muslim, sebenarnya Dita yang diduga akan menusuk aparat di Mako Brimob diakui sebagai anggota IPM. Namun yang bersangkutan sudah lulus pada 2017 lalu. “Sehingga dengan otomatis kartu tersebut sudah tidak berlaku lagi,” katanya.
Seperti diketahui, Tim Densus 88 Antiteror menangkap gadis remaja asal Kabupaten Temanggung yang diduga hendak menusuk polisi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (12/5/2018) pagi lalu. Penangkapan gadis itu mengejutkan pihak keluarga. Mereka mengaku kaget dan tidak menyangka karena selama ini anaknya dikenal patuh dan taat.
Gadis remaja itu, yakni Dita Siska Milenia (18), warga Dusun Braman, Desa Jambon, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Dia ditangkap bersama Siska Nur Azizah, warga Ciamis, Jawa Barat di Mako Brimob. Dita merupakan anak kedua pasangan Suwal dan Ari Suprapti.