Kekeringan Ekstrem Landa Grobogan, Puluhan Warga Antre Berjam-jam untuk Mandi dan Cuci Pakaian

Rustaman Nusantara
Warga Desa Sulursari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan terpaksa mengantre berjam-jam di dasar sungai kering untuk mandi dan mencuci. (Rustaman Nusantara)

Sebagian warga harus menggali belik di lokasi lain dengan berjalan menyusuri sungai sejauh satu kilometer untuk mendapatkan sumber resapan air sungai.

“Untuk sampai di lokasi sungai, warga berjalan menyusuri tebing yang tinggi dan jalan setapak menanjak pinggir hutan,” ujarnya.

Untuk keperluan memasak dan minum, warga Desa Sulursari, Kecamatan Gabus Grobogan harus membeli air bersih. 

Untuk 500 liter air bersih warga harus membayar antara Rp70.000 hingga Rp100.000, tergantung lokasi dan jarak yang ditempuh. 

Air bersih tersebut akan habis dalam jangka tiga hari dan warga harus kembali membeli air bersih dari truk tangki swasta.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Santri di Grobogan Dianiaya 2 Kakak Kelas, Luka di Wajah dan Kepala hingga Masuk RS

6 hari lalu

Viral Perundungan Remaja Putri di Grobogan, Polisi Tetapkan 3 ABH

10 hari lalu

Video Duel Bocah Viral di Grobogan, Polisi Periksa 7 Anak Didampingi Orang Tua

12 hari lalu

Kekeringan Ekstrem di Pati, 1.700 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

15 hari lalu

Krisis Air Bersih di Purwakarta Meluas hingga 55 Desa Imbas Kemarau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal