Kekeringan Landa Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

Tim iNews.id
Ilustrasi kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengahi. (Foto: Dok.iNews.id)

Sementara, sebanyak 150 warga Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan mulai merasakan kelangkaan air bersih. BPBD Kabupaten Grobogan telah mendistribusikan air bersih hingga 10.000 liter.

"Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Klimatologi Kelas I Semarang, sebagian besar wilayah di Jawa Tengah, peluang curah hujan dilaporkan sangat rendah dengan prakiraan kurang dari 90 persen atau di bawah 50 mm hingga dasarian 3 Juli 2023," katanya.

Sebelumnya, BMKG juga menyatakan bahwa musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dari periode sebelumnya karena fenomena El-Nino. Selain kekeringan, BMKG juga menyebut musim kemarau tahun ini dapat memicu bencana kebakaran hutan dan lahan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
13 jam lalu

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Calang Aceh Jaya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

13 jam lalu

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Getaran Terasa Kuat hingga Skala V MMI

2 hari lalu

Gempa Dangkal Guncang Enggano Bengkulu, Cek Magnitudonya! 

3 hari lalu

Gempa Dangkal M 3,5 Guncang Pangandaran, Berpusat di Laut

4 hari lalu

Gempa Dangkal M 4,7 Guncang Kupang NTT, Berpusat di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal