Kenapa Surakarta Disebut Solo? Ini Penjelasan dan Sejarahnya

Tim iNews.id
Suasana Keraton Kasunanan Surakarta beberapa waktu lalu. (Dok iNews/Ahmad Antoni)

SOLO, iNews.id –Kenapa Surakartadisebut Solo? ada sejarah panjang untuk menjawab pertanyaan tersebut. Selama ini masyarakat lebih familiar dengan Solo. 

Namun demikian, banyak orang yang mempertanyakan apa perbedaan Surakarta dan Solo. Keduanya umum dianggap sebagai dua nama berbeda, meski sebenarnya merujuk pada satu sasaran yang sama.

Dalam sejarahnya, Surakarta pernah menjadi Kerajaan Mataram hingga Kerajaan Surakarta. Bahkan pernah juga menjadi daerah istimewa pada era awal kemerdekaan Republik Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, Surakarta yang luas wilayahnya 44,04 kilometer persegi merupakan kota terbesar ketiga di Pulau Jawa bagian selatan setelah Bandung dan Malang. 

Surakarta pernah dipimpin oleh Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode, sebelum jadi Presiden. Kini, putra sulungnya yakni Gibran Rakabuming Raka yang memimpin Kota Solo.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Momen Wapres Gibran Tinjau Langsung Keberangkatan Jemaah Haji di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Infrastruktur di Nabire hingga Timika

57 tahun lalu

Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, 2 Alumni UGM Siapkan Banding

57 tahun lalu

2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal