Kenapa Surakarta Disebut Solo? Ini Penjelasan dan Sejarahnya

Tim iNews.id
Suasana Keraton Kasunanan Surakarta beberapa waktu lalu. (Dok iNews/Ahmad Antoni)

Untuk itu Raja Sri Susuhunan Paku Buwana (PB) II menyampaikan bahwa mulai hari itu nama dan status desa Sala diubah menjadi ibu kota kerajaan dengan nama Kota Surakarta Hadiningrat.

Hingga kini kedua nama kota (Surakarta dan Solo) menandai sebuah sejarah alih kuasa dari satu pemimpin wilayah tersebut terhadap penguasa baru. Bahkan sampai sekarang terdapat perbedaan yang mencolok dalam penggunaan keduanya.

Jika Solo merupakan sebutan bagi sebuah desa berdasarkan ciri khasnya, maka Surakarta menjadi nama Keraton yang pada tahun 1670 menguasai wilayah tersebut. Keduanya memiliki periodik sejarah yang berbeda.

Itulah penjelasan dan riwayat sejarah kenapa Surakarta disebut Solo? Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang sejarah penyebutan Surakarta dan Solo.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Momen Wapres Gibran Tinjau Langsung Keberangkatan Jemaah Haji di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Infrastruktur di Nabire hingga Timika

57 tahun lalu

Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, 2 Alumni UGM Siapkan Banding

57 tahun lalu

2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal