Kepincut Batik Pewarna Lumpur di Kendal, Gus Yasin: Sangat Menarik dan Punya Ciri Khas

Eddie Prayitno
Wagub Jateng Gus Yasin saat mencoba membatik dengan pewarna lumpur di Patebon Kendal. (foto: Ist)

Lebih jauh, Wagub mengimbau kepada perajin batik yang belum memiliki sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), agar segera membuatnya. Dia melarang para pengrajin batik membuang limbah batik khususnya yang menggunakan pewarna sintetis, di sungai.

"Untuk perajin (batik) lainnya, untuk (yang menggunakan) pewarna alam tidak masalah. (Tapi) kalau yang (menggunakan) pewarna sintetis tidak boleh dibuang di sungai, harus ada IPAL nya," kata Gus Yasin.

Sementara itu, Widji Astuti, mengaku sangat senang dikunjungi langsung oleh orang nomor dua di Jawa Tengah. Menurutnya, kunjungan tersebut sangat memberikan dorongan semangat untuk berkarya lebih besar lagi.

"Saya senang, dan tidak menyangka bisa dikunjungi oleh Pak Taj Yasin. Ini menjadikan semangat bagi saya untuk terus maju," katanya.

Widji membangun usaha batik mulai dari nol. Sebelumnya, dia mencari nafkah sebagai seorang penjahit. Kemudian, mulai banyak orang yang menanyakan kain batik kepadanya. "Sampai akhirnya saya beranikan diri membuat batik dan alhamdulillah bisa berjalan," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kronologi Anak Tiri Ditemukan Tewas Dianiaya Ayah di Kendal lalu Bunuh Diri

4 hari lalu

Polisi Dalami Motif Ayah Aniaya Anak Tiri hingga Tewas di Kendal lalu Bunuh Diri

5 hari lalu

Kendal Gempar! Ayah Ditemukan Gantung Diri, Anak Perempuan Tewas Telentang di Kamar

5 hari lalu

Perempuan Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api di Kendal

10 hari lalu

Tradisi Weh-wehan Meriahkan Peringatan Maulid Nabi di Kendal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal