Keren, Warga Desa Sukoharjo Sulap Talas jadi Pengganti Tembakau dan Diekspor ke Australia

Ahmad Antoni
Gubernur Ganjar Pranowo saat melihat pabrik pengolahan Talang Beneng jadi tembakau di KUB Berkah Karya di Kabupaten Semarang. (Ist)

Selain diolah jadi pengganti tembakau, Bekti juga berhasil membuat tanaman Talas Beneng itu jadi campuran teh dan shisha. Ganjar mengatakan, ini membuktikan sumber daya alam Indonesia sangat kaya.

“Itu butuh disentuh oleh orang-orang kreatif dna difasilitasi oleh pemerintah seperti Pemkab Semarang yang sudah mendampingi,” ujarnya.

Mantan anggota DPR itu pun mendorong agar pengembangannya terus didampingi. Sebab olahan Talas Beneng itu juga mulai dilirik pasar dalam negeri.

Pengembangan dan riset nantinya bisa memaksimalkan seluruh bagian dari tanaman Talas. Bekti, kata Ganjar, adalah sebagian contoh dari industri kreatif di level desa yang patut untuk terus didukung.

Khususnya ketika produknya makin diminati, pasti akan berdampak pada permintaan yang meningkat. Maka persoalan lain seperti permodalan akan muncul. Hal itu, mesti didampingi terus menerus oleh pemerintah.

“Nggak sulit ini sehingga kalau kita melihat potensi ini dugaan saya akan jauh lebih banyak. Maka mandiri dari desa dengan kekuatan yang ada di sini bisa mendunia. Ini contohnya,” katanya.

Salah satu nilai ekspor daun talas yang pernah dilakukan pada akhir tahun 2021 lalu, Jawa Tengah mengirimkan 3,3 ton ke Australia dengan harga per kilogramnya 2 dollar AS.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kecelakaan Truk Tangki Tabrak Rumah Warga di Jalur Pantura Brebes, Diduga Sopir Mengantuk

3 hari lalu

Heboh! Pria di Cilacap Panjat Tower 75 Meter, Diduga Kesal Keinginan Tak Dituruti Keluarga

6 hari lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

9 hari lalu

Terungkap! Motif Pelaku Bunuh Mozza karena Cemburu, Jasad Dibuang di Tol Semarang

9 hari lalu

Gelar Tahlilan, Keluarga Harap Bukan Mayat Mozza yang Ditemukan di Tol Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal