Kisah Aji Saka dan Asal Usul Huruf Jawa, Berawal dari Pertikaian yang Berujung Penyesalan

Tim iNews.id
Aksara Jawa Hanacaraka

Beruntung, dengan menggunakan ikat kepala yang bisa memanjang dan melebar, Aji Saka mampu mengalahkan sang raja. Ia melempar sang raja ke laut yang kemudian berubah menjadi buaya putih dan akhirnya meninggal.

Setelah Dewatacengkar terkalahkan, Aji Saka kemudian menjadi seorang raja di Medangkamulan dan memiliki sebuah pusaka. Aji Saka menginginkan pusaka itu untuk disimpan di sebuah tempat tersembunyi.

Kemudian ia menyuruh sang abdi, Sembada, untuk menyimpan dan menjaga pusaka tersebut di Pulau Majeti. Aji Saka berpesan kepada Sembada untuk tidak memberikan pusaka tersebut kepada siapapun kecuali Aji Saka.

Suatu hari, Aji Saka membutuhkan pusaka tersebut dan mengutus Dora untuk mengambilnya. Saat sampai di Pulau Majeti dan bertemu Sembada yang tengah menjaga pusaka tersebut, Dora mengutarakan niatnya.

Sembada yang memegang teguh permintaan Aji Saka pun tidak akan memberikan pusaka tersebut kepada Dora. Sementara Dora merasa benar karena diminta Aji Saka untuk mengambil pusaka tersebut.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Warga Berebut Air Bekas Cucian Piring Jimat di Keraton Kacirebonan, Diyakini Bawa Keberkahan

1 tahun lalu

Amangkurat I Bangun Istana Megah Kerajaan Mataram, Dikelilingi Danau Buatan

1 tahun lalu

Kisah Sultan Amangkurat I Bangun Istana Plered yang Megah

2 tahun lalu

25 Contoh Soal Aksara Jawa, Lengkap dengan Jawabannya

2 tahun lalu

Wanita di Jambi Jadi Korban Penipuan Modus Dijanjikan Khodam Sakti Pusaka Besi Kuning

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal