Kisah Berdirinya Desa Jembrak di Semarang, Awalnya Tempat Istirahat Pengikut Diponegoro

Angga Rosa
Kawasan makam RM Rekso Wijoyo di Dusun Godegan, Desa Jembrak, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Foto: Ist.

Masjid ini merupakan cikal bakal berdirinya sejumlah masjid di Desa Jembrak. Sebelum RM Rekso Wijoyo wafat, beliau sempat berpesan kepada anaknya agar dimakamkan di tempat tersendiri. 

Setelah RM Rekso Wijoyo wafat, masyarakat memberi nama daerahnya dengan Desa Jembrak. Ini untuk menghargai dan mengenang jasa RM Rekso Wijoyo yang telah mengajarkan agama Islam dan membangun desa.

"Nama Jembrak itu, terinspirasi dari perawakan RM Rekso Wijoyo yang berbadan kekar berambut panjang dan berewokan. Kalau terkena angin rambut dan brewok panjangnya rembyak-rembyak (menjuntai melambai-lambai). Ciri fisik RM Rekso Wijoyo akhirnya dijadikan nama desa. Itu sejarah syiar Islam dan berdirinya Desa Jembrak," tuturnya.

Kini Desa Jembrak yang terdiri dari lima dusun, yakni Godegan, Ngerangan, Tegalsari, Grompol dan Tegalsale sudah berkembang pesat. Untuk mengenang jasa RM Rekso Wijoyo atau Ki Damarjati Ali, setiap bulan Dzulkaidah warga Desa Jembrak menggelar merti desa dan selamatan di makam pendiri desa. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
20 jam lalu

Truk Boks Tak Kuat Menanjak Melaju Mundur Tabrak Bengkel di Semarang, 2 Orang Terluka

2 hari lalu

Tradisi Saparan di Lereng Merbabu, Warga Open House dan Tamu Wajib Makan

18 hari lalu

Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang

19 hari lalu

Gadis Mozza Hilang Setahun, Polda Jateng Ungkap Perkembangan Pencarian

21 hari lalu

Kronologi Mozza Gadis Semarang Hilang Setahun, Pamit Antar Laptop Teman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal