Kisah Perjalanan Nyantri Kiai Sholeh Darat, Waliyullah Guru Pendiri NU-Muhammadiyah

Tim iNews.id
Haul Waliyulloh Kyai Sholeh Darat di pemakaman Bergota Semarang. (Dok Foto Ahmad Antoni)

Setelah menikah, Kiai Sholeh Darat merantau ke Makkah. Di Tanah Haram, dia berguru kepada ulama-ulama besar, antara lain Syekh Muhammad al Muqri, Syekh Muhammad ibn Sulaiman Hasbullah al Makki, Sayyid Ahmad ibn Zaini Dahlan, Syekh Ahmad Nahrawi.

Kemudian Sayyid Muhammad Salen ibn Sayyid Abdur Rahman Az-Zawawi, Syekh Zahid, Syekh Umar Asy-Syami, Syekh Yusuf al Mishri, dan lain-lain.

Berkat kecerdasan, kealiman, dan keluasan ilmu serta kemampuannya, akhirnya Kiai Sholeh Darat mendapat ijazah dari beberapa gurunya untuk mengajar di Makkah.

Selama di Makkah, Kiai Sholeh didatangi banyak murid, terutama dari kawasan Melayu-Indonesia. Beberapa tahun kemudian Kiai Sholeh Darat kembali ke Semarang karena ingin berkhidmat kepada Tanah Air.

Dia kemudian mendirikan pesantren di kawasan Darat, Kota Semarang. Oleh karena itu, dia dikenal sebagai Kiai Sholeh Darat.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kronologi Syabila Atlet Selam Jepara Meninggal usai Tenggelam, 2 Kali Lambaikan Tangan

3 hari lalu

Atlet Selam Jepara Peraih 2 Emas Meninggal usai Tenggelam di Ajang Porprov Jateng 2026

6 hari lalu

Peringati Hari Santri, Bupati Serang Berikan Beasiswa bagi Penghafal Alquran

6 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

7 hari lalu

BULOG Percepat Pengiriman 10 Ribu Ton Jagung ke Jawa, Dirut Tinjau Langsung Pemuatan Kapal di Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal