Kisah Perjuangan Mahasiswi Cantik Naik Turun Gunung demi Mengajar Siswa SD

Taufik Budi
Firlanda Dayu Pramesti, mahasiswi Jurusan Sastra Inggris Unisbank Semarang bersama rekan-rekannya. (Istimewa)

Menurutnya,  mesti kreatif dan menggunakan beragam metode pengajaran kepada siswa. Sebab semangat belajar mereka mesti dijaga, terlebih pada masa pandemi intensitas berkumpul bersama teman sangat dikurangi.

“Kita juga memanfaatkan sumber daya yang ada. Misalnya kemarin siswa kelas 4 aku ajak buat kerajinan pot dari tanah liat. Jadi ya mereka dibikin nyaman. Kalau home visit mereka bebas tidak pakai seragam biar nyaman,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Kampus Mengajar Angkatan 1 Tahun 2021 merupakan bagian program Kampus Merdeka yang membuka peluang mahasiswa menjadi pendidik di SD. Kegiatan ini bertujuan menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi.

Selain itu, membantu pembelajaran di masa pandemi, terutama SD di daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) dan pelosok yang membutuhkan bantuan para pengajar dari para mahasiswa. Syarat mengikuti kegiatan ini yakni mahasiswa semester 5 ke atas dari semua program studi, minimal IPK 3,00.

Termasuk aktif di organisasi dan dengan izin atau rekomendasi dari masing-masing kampus. Bagi mahasiswa yang mengikuti program ini mendapat pengakuan setara 12 SKS, dengan aktivitas mengajar selama enam jam mulai Senin-Jumat.

Mahasiswa yang ikut serta ke dalam Kampus Mengajar Angkatan 1 berhak mendapatkan insentif dari LPDP. Bantuan biaya hidup Rp700 ribu per bulan dan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal sebesar Rp2,4 juta.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

MTQ Nasional ke-31 Dibuka di Semarang, Menag: Bakal Digelar Tiap Tahun

8 hari lalu

Duduk Perkara Rumah Irjen Sofyan Nugroho Ambruk Diduga gegara Tetangga, Sudah 7 Tahun Bersengketa

9 hari lalu

Rumah Irjen Sofyan Nugroho di Semarang Ambruk, Diduga Imbas Pembangunan Rumah Tetangga

11 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 11 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

13 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal