Kisah Trisno Yuwono, Dulu Berperang Lawan Tentara Sekutu, Kini Melukis di Kanvas

Taufik Budi
Aktivitas Trisno Yuwono saat melukis di rumahnya, Jalan Mulawarman Banyumanik Semarang. (iNews/Taufik Budi)

Trisno masih mengingat jelas masa-masa perjuangannya. Termasuk ketika fisik dan mentalnya digembleng di Gombong Kebumen, sebelum dikim ke medan perang.

Latihan militer merayap melewati pagar berduri hingga menghadapi rentetan tembakan yang di sekelilingnya terpasang ranjau.

Masa-masa perjuangan itu banyak menjadi inspirasi untuk dituangkan di atas kanvas. Bukan hanya mahir menggunakan cat warna, dia juga piawi membuat lukisan monokrom dengan arang kayu. Selain bakat, dia juga mendalami ilmu lukis dari sang maestro Dullah, pelukis kesayangan Presiden Sukarno.

Mengisi hari tuanya, Trisno masih produktif melukis di rumahnya Jalan Mulawarman Banyumanik Semarang bersama istri. Karya lukisnya dijual dengan harga variatif.

Seperti lukisan potret ukuran 60x50 sentimeter persegi dipatok Rp1 juta sampai Rp1,5 juta. Trisno juga mengandalkan uang bulanan dari tunjangan veteran sebesar Rp2,6 juta.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
9 hari lalu

Rendi Apriyanto WNI asal Natuna Tewas dalam Serangan Drone Ukraina di Rusia

30 hari lalu

Momentum Haornas, BNI Dukung Skuad Bulutangkis Indonesia Menuju Asian Games 2026

1 bulan lalu

WNA Rusia Ditangkap saat Liburan di G-Land Banyuwangi, Ditemukan Ganja 11 Gram

1 bulan lalu

Penampakan 4 Kura-Kura Raksasa Aldabra di KBS, Bobot 100 Kg

2 bulan lalu

Atraksi Pertunjukan Reog Ponorogo Ramaikan Festival Indonesia di Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal