Komisi III DPR Deg-Degan Kunjungi Kota Semarang karena Data Covid-19

Ahmad Antoni
Komisi III DPR bersama Gubernur dan Kapolda Jateng membagikan masker kepada komunitas masyarakat Jateng.(Foto: Sindonews/Ahmad Antoni)

"Adaptasi kebiasaan baru itu tidak sulit, Pemprov Jateng ini diminta menekan angka Covid-19 dalam dua minggu. Saya ingin sampaikan yang punya gula darah tinggi, hipertensi anda tidak klayapan harus banyak dirumah, dua penyakit ini yang angka kematiannya tinggi," kata Ganjar Pranowo.

Sementara itu, ketua Tim Kunker Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengajak masyarakat untuk perang melawan corona. Dia juga awalnya deg-degan datang ke Kota Semarang karena data aktif Covid-19 tertinggi nasional.

"Saya agak kaget juga katanya Semarang angka covid paling tinggi. Saya agak deg-degan juga. Tapi saya sudah dapat penjelasan dari pak gubernur tenyata datanya tidak benar. Kawan kita banyak yang gugur terakhir teman kita di Sekda yang gugur, penggunaaan masker ini jangan dianggap remeh," ujar Adies.

Pihaknya juga meminta kepada pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menghadirkan regulasi atau aturan sanksi bagi masyarakat yang melanggar. Dia menyarankan agar ada penyeragaman sanksi agar tidak membingungkan.

"Sementara sanksinya ada yang nyanyi ada yang nyapu. Harus ada regulasi ditingkat camat, kelurahan provinsi sama jadi tidak membingungkan masyarkat, tempatnya yang digunakan untuk menegakan aturan itu juga harus diperhatikan jangan sampai jadi klaster baru corona," katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Duduk Perkara Rumah Irjen Sofyan Nugroho Ambruk Diduga gegara Tetangga, Sudah 7 Tahun Bersengketa

5 hari lalu

Rumah Irjen Sofyan Nugroho di Semarang Ambruk, Diduga Imbas Pembangunan Rumah Tetangga

7 hari lalu

Erupsi Gunung Anak Krakatau, 11 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Dibatalkan

8 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

8 hari lalu

Tragis! Pasutri Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal