Korban Banjir di Demak Pakai Solar untuk Obati Kutu Air, Dokter: Berisiko Alergi!

Sukmawijaya
Kepala Puskesmas Sayung II, dr Bymo Sunyoto. Foto: iNews/Sukmawijaya.

Demak, iNews.id - Kepala Puskesmas Sayung II, dr Bymo Sunyoto angkat bicara terkait adanya korban banjir di Demak yang memakai solar untuk mengobati penyakit kutu air. Bymo Sunyoto menyatakan hal itu tidak sehat dan cenderung menimbulkan penyakit baru.

“BBM (bahan bakar minyak) jenis solar mengandung terosin yang tinggi. Artinya solar akan memicu apa pun bila digunakan pada kulit, dan berisiko alergi," kata Bymo Sunyoto, Senin (1/3/2021).

Pernyataan itu menanggapi kebiasaan warga korban banjir di Desa/Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang memakai solar untuk mengobati penyakit kutu air.

Residu pada solar, lanjutnya, mengandung racun yang dapat memicu iritas kronis. Jika penderita kembali beraktivitas di air banjir, justru akan memicu penyakit baru. Seperti leptoporosis atau penyakit kencing tikus.

“Ujung-ujungnya solar tidak bisa menyembuhkan kutu air, malah lukanya terkena penyakit baru. Jadi jangan sampai ketika banjir sudah surut, warga malah terkena penyakit lain,” ucapnya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
2 hari lalu

BBM Langka di Bangkalan, Sopir Angkutan Umum Kesulitan Mendapatkan Solar

1 bulan lalu

Kebakaran Lahan di Samarinda Terjadi 2 Kali dalam Sehari, Petugas Temukan Botol Berisi Solar

1 bulan lalu

Antre Solar 2 Hari 2 Malam, Sopir Truk di Lampung Menginap di Kabin

1 bulan lalu

Antrean BBM Mengular 1 Km di Aceh Tengah, Warga Rela Kepanasan Berjam-jam

1 bulan lalu

Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang hingga Ganggu Lalu Lintas di Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal