Korban Meninggal Keracunan Timus di Tegal Tulang Punggung Keluarga, Orang Tua Ikhlas

Yunibar
Keluarga Egi Supendi (25), mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anaknya yang meninggal dunia akibat keracunan makanan timus di Tegal. (Foto: iNews/Yunibar)

“Saya tidak tahu peristiwanya karena posisi saya di Pemalang sedang menghadiri pernikahan. Ya ini musibah,” ucapnya sambil menyeka air matanya.

Seperti diketahui, 11 orang mengalami keracunan usai menyantap timus goreng. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia yaitu Egi Supendi dan Suwarno (32) warga Desa Purbasana. Korban menduga tepung aci atau tepung tapioka yang menjadi komponen pembuat timus sebagai penyebab keracunan massal yang menewaskan dua orang tersebut.

Hal itu disampaikan korban bernama Umi Nuroh yang juga menjadi pembuat makanan tersebut. Umi Nuroh kini masih dirawat di RSI Muhammadiyah Singkil Adiwerna Tegal, Jumat (27/12/2019).

“Saya buat timus itu, ubi saya kupas lalu dikukus. Setelah itu dihancurkan dan dikasih gula pasir serta tepung terigu, lalu dijadikan timus. Setelah digoreng hancur, saya icipin masih enak, lalu kami kasih tepung aci, cuma dioleskan. Saya menduga keracunan akibat tepung aci itu,” katanya ketika ditemui di rumah sakit.

Umi mengatakan tepung aci itu sudah tidak digunakan dalam waktu satu bulan. Sehingga menurutnya keracunan massal itu terjadi akibat penggunaan tepung aci kedaluwarsa tersebut.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polisi Selidiki Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung, Sampel Makanan Diperiksa

17 hari lalu

276 Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Masih Dirawat, 41 Pasien Ditangani di Lorong RS

18 hari lalu

300 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Diduga Keracunan usai Santap Menu MBG

24 hari lalu

Ratusan Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Diduga Keracunan MBG

26 hari lalu

Pakar USU Apresiasi Pemerintah Tangani Korban MBG Karo Dirujuk ke RS Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal