Kota Semarang Zona Merah, Kasus Covid-19 Didominasi Klaster Keluarga

Kristadi
Suasana kondisi pasien di dalam tenda darurat di RSWN Semarang. (iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Kasus Covid-19 di Kota Semarang kembali naik. Hingga hari ini, Jumat (25/6/2021) terdapat 2.032 kasus dan didominasi oleh klaster keluarga.

Lima sampai sepuluh persen merupakan pasien anak usia balita hingga tujuh belas tahun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam usai menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Jumat (25/6/2021).

Hakam mengatakan, dalam periode ini terjadi perkembangan yang sangat mengkhawatirkan di Kota Semarang. Ketersediaan tempat tidur di rumah sakit seratus persen terisi. Bahkan di tenda-tenda darurat di rumah sakit juga penuh.

Kasus positif Covid-19 naik hampir 700 persen dibanding periode bulan Desember tahun lalu yakni sebanyak 300 kasus saja.

Kenaikan yang sangat luar biasa itu menjadikan Kota Semarang  menjadi zona merah. Hakam menegaskan kecepatan penularan yang luar biasa ini dipengaruhi banyaknya klaster keluarga akibat masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

57 tahun lalu

Pelaku Curas Ngaku Intel Polisi di Semarang Ditangkap, 1 Masih Buron

57 tahun lalu

Polisi Gadungan Culik Penghuni Kos di Semarang, Rampas Motor dan Ponsel

57 tahun lalu

Anak Kos di Semarang Diculik 2 Polisi Gadungan, Motor dan HP Dirampas

57 tahun lalu

Kronologi Istri Ditusuk Suami Pakai Obeng saat Ambil Rapor di Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal