Kreatif, Begini Kolaborasi Tarian Tradisional Jawa Tengah dan Nusantara

Ahmad Antoni
Kegiatan Laras Budaya bertemakan Kolaborasi Tarian Tradisional Jawa Tengah dan Nusantara menyajikan beragam tarian kreasi baru di sebuah kafe di Kota Semarang. (IST)

Kehadiran tari Geyol Denok menambah perbendaharaan tari di kota Semarang, dan semakin memperkaya perbendaharaan budaya nasional. Dalam Laras Budaya Bersama DPRD Jateng ini, tari Geol Denok dibawakan oleh penari-penari dari Sanggar Srikandi Sentyaki Semarang, yang dipimpin oleh Siti Nur Aziza.

Tarian itu merupakan tarian khas Semarang, Tarian ini karya dari Rimasari Pramesti Putri S.Pd, M.Pd salah satu dosen seni tari di Unnes.

“Seni tari itu masih merupakan tarian khas Semarang dan kembangan dari lagu Semarang Hebat, bahkan gerakan tarian ini karya saya sendiri,” ujar Siti Nur Aziza.

Menurutnya, arti dari Dahayu Denok Semarang adalah kecantikan para gadis Semarang Selain tari Geyol Denok, juga tampil tarian Ratoh Jaroe yang merupakan tarian asli Aceh yang sudah dikenal secara luas. Tarian yang merupakan kombinasi dari tarian Likok Pulo, Saman dan lainnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Kelam di Coban Jahe, 38 Pejuang Kompi Gagak Lodra Gugur usai Pengkhianatan Pribumi

57 tahun lalu

Demo Hari Ini di Semarang, Pagar DPRD Jateng Dirobohkan hingga Polisi Tembakkan Gas Air Mata

57 tahun lalu

Sanggar Seni Surya Art Tampilkan Topeng Dalem Batu Putih Dalem Batu Selem di PKB ke-46

57 tahun lalu

Kisah Cheng Ho, Penjelajah China yang Bentuk Komunitas Tionghoa Islam Pertama di Nusantara

57 tahun lalu

Awal Mula Masuknya Tionghoa di Malang hingga Sejarah Kelenteng Eng An Kiong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal