Krisis Air Bersih di Cilacap Meluas, BPBD Kewalahan Droping

Heri Susanto
Petugas BPBD Majenang dan Polsek Dayeuhluhur mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. (Heri Susanto)

“Jika tak ada bantuan pengiriman air bersih warga harus mencari di mata air bahkan hingga keluar desa. Akibatnya jumlah wilayah yang meminta pengiriman air bersih dari BPBD semakin bertambah,” kata Edi Sapto Priyono, Kepala BPBD Majenang, Rabu (23/8).

“Kami terkendala kurangnya armada truk tangki untuk mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan,” katanya.

Hingga saat ini, berdasarkan data BPBD Kabupaten Cilacap sebanyak 16 desa yang tersebar di enam kecamatan mengalami krisis air.

BPBD Cilacap terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang membutuhkan akibat dampak musim kemarau panjang.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!

57 tahun lalu

Gelombang Tsunami Terjang Sulut Dampak Gempa Besar, Ketinggian Bervariasi

57 tahun lalu

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

57 tahun lalu

Tangkap Komplotan Curanmor, Polisi Dobrak Pintu dan Pecahkan Kaca Jendela Hotel di Cilacap

57 tahun lalu

Hiu Tutul Sepanjang 6,5 Meter Mati Terdampar di Pantai Kenari Cilacap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal