Kurangi Kerugian, Peternak Ayam Petelur di Boyolali Pilih Afkir Dini

Tata Rahmanta
Peternak di Kabupaten Boyolali melakukan afkir dini ayam sebagai dampak anjloknya harga telur. Foto: iNews/Tata Rahmanta.

BOYOLALI, iNews.id – Para peternak ayam petelur di Kabupaten Boyolali melakukan afkir dini sebagai dampak anjloknya harga telur. Menjual ayam yang masih produktif dianggap upaya paling tepat guna menekan kerugian yang lebih besar. 

Upaya efisien produksi antara lain dilakukan para peternak di Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. Mereka melakukan rasionalisasi jumlah, pekerja, dan afkir dini ayam meskipun masih produktif. 

Harga telur di tingkat peternak saat ini hanya sekitar Rp14.500 per kilogram. Harga tersebut tidak sebanding dengan biaya produksi setiap harinya. 

“Selain anjloknya harga telur, kami juga dihadapkan dengan tingginya jagung yang mencapai Rp6.800 per kilogram,” kata Krishandrika Emanuel Raharjo, salah satu peternak ayam petelur di Boyolali, Selasa (5/10/2021).

Dikatakannya, para peternak beberapa waktu lalu telah mengurangi jumlah karyawan. Kini mereka mulai mengurangi jumlah ternak atau afkir dini ayam yang masih produktif guna menekan kerugian yang lebih besar. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
18 hari lalu

Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK 5 Kali, Luka di Hidung hingga Dada

23 hari lalu

Pikap Terperosok ke Jurang di Boyolali, Tersangkut Pohon Suren

23 hari lalu

Sopir Mengantuk, Pikap Gran Max Oleng Seruduk Toko Sepeda Listrik di Boyolali 

23 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

1 bulan lalu

Gudang Mebel di Boyolali Terbakar, Bangunan Ludes Dilalap Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal