Kurangi Risiko Bencana di Semarang, Banjir Disulap jadi Cadangan Air Tanah

Ahmad Antoni
Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) dan Changemakers menerapkan teknologi terintegrasi sebagai solusi mengubah banjir menjadi cadangan air tanah. (Ist)

Dua solusi utama yang diterapkan di Kelurahan Meteseh, Semarang adalah teknologi zero run-off terintegrasi dan edukasi. 

Anisa Azizah, perwakilan changemakers CCE Semarang menjelaskan, solusi pertama adalah instalasi teknologi terintegrasi antara PoreBlock dan sumur resapan. PoreBlock buatannya memiliki laju infiltrasi 100 kali lebih cepat dibandingkan paving block konvensional. 

"Solusi ini mampu mengurangi kerugian akibat banjir terhadap lebih dari 100 warga yang paling terdampak banjir," ujar dia.

Kelebihan lain dari solusi ini adalah integrasi antara PoreBlock dan sumur resapan yang bisa mempunyai tangkapan air lebih luas dan menyerap air lebih cepat dibandingkan bila dua komponen ini berjalan terpisah. 

"Dengan demikian, solusi yang dibangun di 18 titik dengan total luas permukaan 1.500 m2 ini akan mengurangi limpasan air sebanyak 39.000 liter/tahun dan menjadikan air tersebut sebagai cadangan air tanah," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
6 hari lalu

Keributan di Kafe Semarang Libatkan Pengacara Berujung Saling Lapor

6 hari lalu

Kecelakaan di Semarang, Dump Truk Hilang Kendali Hantam Tiang Listrik, 2 Terluka

6 hari lalu

TPA Jatibarang Semarang Kembali Terbakar, 7 Mobil Damkar Dikerahkan

13 hari lalu

Viral! Pelarian Maling di Semarang Gagal, Motor 2 Pelaku Diadang Penjual Es

18 hari lalu

Kekeringan Ekstrem di Pati, 1.700 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal