La Nina di Jateng, Klaster Pengungsian Bencana Perlu Diwaspadai

Ahmad Antoni
Korban banjir di Pekalongan mengungsi di Masjid Pabrik Dupantex Desa Pacar Tirto, Jumat (21/2/2020). (Foto: iNews/Suryono)

SEMARANG, iNews.id - Sebagian wilayah di Jawa Tengah telah memasuki musim penghujan. Anggota DPRD Jateng pun mengingatkan agar dilakukan pemetaan bencana sekaligus pemetaan titik-titik pengungsian.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto menekankan mesti ada penambahan titik pengungsian di semua daerah. Terutama daerah yang memiliki potensi bencana tinggi. Bencana yang disebabkan curah hujan tinggi biasanya banjir dan tanah longsor. Alasan penambahan titik pengungsian adalah untuk mencegah penularan Covid-19 saat terjadi bencana alam.

Terlebih lagi, kata dia, BMKG memprediksi Jawa Tengah termasuk wilayah yang terkena anomali iklim La Nina. La Nina diketahui membawa efek peningkatan curah hujan pada wilayah yang dilalui. Peningkatan curah hujan seiring dengan awal musim hujan maupun akibat La Nina berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

“Jika terjadi bencana dan banyak pengungsi yang berada di satu titik maka akan rawan terjadi penularan Covid-19. Bisa menjadi klaster pengungsian. Maka, segera dilakukan pencegahan dengan melakukan pemetaan wilayah pengungsian. Protokol kesehatan mesti tetap dijalankan di pengungsian,” kata Yudi, Kamis (8/10/2020).

Sesuai data BPBD Jawa Tengah, banjir rawan terjadi di 32 kabupaten/kota atau 91,42 persen wilayah Jateng. Jumlah kecamatan yang rawan banjir ada 295 dan tersebar di 1.674 desa. Di lokasi itu ada 743.264 KK.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Pengungsian Sinabung di Jambur Suka Tepu Belum Dilengkapi MCK, Satgas Turun Tangan

2 bulan lalu

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

2 bulan lalu

Perjuangan Polisi Jangkau Korban Gempa di Manggarai Timur, 5 Jam Lewati Jalan Rusak

2 bulan lalu

Doa Rabu Wekasan 2026 Lengkap dengan Artinya agar Dijauhkan dari Bencana

6 bulan lalu

Banjir Demak Meluas! 2.839 Warga Mengungsi hingga Akses Jalan Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal