La Nina di Jateng, Klaster Pengungsian Bencana Perlu Diwaspadai

Ahmad Antoni
Korban banjir di Pekalongan mengungsi di Masjid Pabrik Dupantex Desa Pacar Tirto, Jumat (21/2/2020). (Foto: iNews/Suryono)

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jateng itu mengatakan, melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, setidaknya ada tujuh daerah yang berpotensi terjadi banjir yakni Solo Raya, Pati, Purworejo, Cilacap, Demak, Kudus dan Jepara.

Untuk lokasi yang rawan longsor ada di 29 kabupaten yang tersebar di 320 kecamatan dan 2.136 desa. Jumlah KK yang tinggal di lokasi tersebut 642.019. tu belum termasuk ancaman tsunami (Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonogiri), gempa bumi dan gunung berapi. Gas beracun di Wonosobo, Banjarnegara, Batang, Pekalongan. Jadi hampir semua wilayah di Jawa Tengah memiliki potensi bencana.

“Pemetaan bencana harus lebih detil. Pemasangan early warning system, dan alatnya juga di cek. Apakah masih fungsi atau tidak,” ucapnya.

Sesuai prediksi, awal musim hujan tak akan terjadi bersamaan di 35 kabupaten/kota di Jateng. Penghujan akan dimulai pada dasarian Oktober (10 hari pertama Oktober) untuk wilayah selatan Jateng, Seperti Cilacap dan Kebumen. Beberapa wilayah lain baru akan mengalami hujan pada November.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Pengungsian Sinabung di Jambur Suka Tepu Belum Dilengkapi MCK, Satgas Turun Tangan

2 bulan lalu

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

2 bulan lalu

Perjuangan Polisi Jangkau Korban Gempa di Manggarai Timur, 5 Jam Lewati Jalan Rusak

2 bulan lalu

Doa Rabu Wekasan 2026 Lengkap dengan Artinya agar Dijauhkan dari Bencana

6 bulan lalu

Banjir Demak Meluas! 2.839 Warga Mengungsi hingga Akses Jalan Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal