Bambang Priyono yang masih dirawat di ruang IGD RSUD Prembun mengalami luka bakar pada bagian wajah dan sekujur tubuhnya.
Bambang mengungkapkan saat kejadian dirinya bersama enam temannya sedang mengisikan bubuk petasan ke gulungan kertas.
"Tidak diketahui pasti berasal dari apa, tiba-tiba saja tumpukan petasan yang sudah terisi bubuk petasan meledak keras. Saat itu saya berada sedikit jauh dari tumpukan petasan yang meledak," katanya.
Tim Labfor Polda Jateng dipimpin AKBP Rostiawan Apriyanto Kamisi ini mendatangi lokasi ledakan petasan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Labfor mengamankan sebuah cobek, bungkus rokok, dan korek api.
Informasi diperoleh, kronologi peristiwa ledakan ini ini bermula ketika tujuh orang membuat mercon di rumah Untung, warga Trukan pada Rabu (12/5/2021) pukul 16.00 WIB. Dalam pembuatan mercon, tersebut mereka berbagi tugas.
Beberapa orang menggulung kertas dan lainnya mengisi obat mercon ke dalam gulungan. Adapun jumlah mercon yang akan dibuat sebanyak 400 gulungan. Ratusan gulungan selongsong mercon itu akan diisi dengan bahan peledak mercon seberat 5 kilogram.
Selanjutnya pada pukul 17.00 WIB, terjadi ledakan yang sangat keras hingga membuat rumah tempat pembuatan mercon hancur. Akibat ledakan tersebut, tujuh orang pembuat mercon dan satu anggota keluarga pemilik rumah menjadi korban. Tiga di antaranya meninggal dunia, sedangkan lima orang lainnya luka-luka.