Lengger Lanang, Tari Tradisional yang Penarinya Laki-laki Berpenampilan seperti Perempuan

Amelia Ayu Aldira
Pentas Lanang Lenggeran di Baturraden Sukses Hipnotis Penonton. (Foto: istimews)

JAKARTA, iNews.id - Lengger Lanang merupakan tarian tradisional yang berasal dari Banyumas, Jawa Tengah. Tari ini sudah ada sejak lama dan masih sering dipentaskan dalam berbagai acara seperti festival tahunan.

Tarian Lengger Lanang merupakan salah satu kebudayaan lintas gender (cross-gender) di Indonesia. Lengger lanang bukanlah sebuah tarian biasa. Sebab, penarinya adalah laki-laki yang berpenampilan seperti perempuan

Tari Lengger berkembang di masyarakat agraris Banyumas serta memiliki unsur magis-religius yang awalnya dipentaskan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat dalam upacara setelah panen raya.  

Asal Usul Tari Lengger Lanang
Tari Lengger Lanang sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan pertama kali dikembangkan oleh Bapak Gondowinangun pada tahun 1910. Kemudian, dikembangkan lagi oleh Ki Hadi Soewarno pada tahun 1970-an. 

Tari kesenian ini adalah sebuah tradisi pemujaan terhadap Dewi Kesuburan untuk merayakan panen atau upacara bersih desa yang sudah dilakukan secara turun temurun dari nenek moyang. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Landa Cilacap Jateng, 2 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

Cerita Nenek Tukang Parkir di Brebes Gagalkan Rampok Pecah Kaca Hendak Ambil Uang Rp3,6 Miliar

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Karanganyar Jateng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

57 tahun lalu

Perempuan di Jombang Diduga Aniaya Adik Kandung hingga Tewas, Polisi Bongkar Makam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal