Longsor dan Banjir di Sragen, BNPB: 3 Meninggal, 56 Jiwa Terancam

Binti Mufarida
BNPB meninjau lokasi bencana banjir dan longsor serta menyerahkan bantuan untuk penanganan darurat di wilayah Sragen. (Foto: BNPB)

“Dalam menangani bencana, jangan merasa sendiri. Siapa pun dapat mendukung dan membantu,” kata Lilik.

Menurutnya, bencana banjir yang terjadi berulang di musim hujan. Ini dapat dipicu penataan lingkungan yang belum optimal.

Lilik menggarisbawahi hal ini membutuhkan cara strategis untuk mengatasinya.

“Perlu pemikiran jangka panjang untuk menangani bencana,” ucapnya.

Saat berada di lokasi bencana, Lilik yang hadir mewakili Kepala BNPB mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

Bantuan BNPB yang diberikan kepada Pemda Sragen berupa makanan dan non-makanan. Bantuan makanan berupa makanan siap saji 200 paket, sembako 200 paket dan biskuit protein 200 paket.

Sementara bantuan non-makanan berupa matras 200 lembar, tenda pengungsi 1 unit, tenda keluarga 25 unit, pompa alkon 3 set, nozzle jet 3 set, perlengkapan pertolongan 1 set dan sabun cair 984 botol. Selain bantuan tersebut, BNPB juga memberikan dana siap pakai sebesar Rp200 juta.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Banjir Rendam Jalan Cibaduyut Bandung, Sejumlah Kendaraan Mogok

3 hari lalu

522 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung dan Longsor di Bandung Barat

14 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

14 hari lalu

BNPB Ungkap Penyebab Bara Api dari Bawah Tanah di Palangka Raya

18 hari lalu

Ngeri! Penjual Sayur Keliling di Kebumen Dibacok Warga, Luka di Leher dan Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal