Maulid Nabi, Warga Kaliwungu Kendal Gelar Tradisi Ketuin Sedekah Makanan

Eddie Prayitno
Warga Kaliwungu, Kendal melakukan tradisi ketuin atau berbagai makanan menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

“Weh-wehan berarti saling memberi dalam bahasa Jawa aweh. Di sini diajarkan untuk saling memberi kepada sesama tanpa memandang status sosial,” katanya.

Warga Kenduruan, Alif Hafidz mengatakan, tradisi saling memberi makanan ke orang lain dilakukan tiap menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW di tanggal 12 Rabiul Awwal. “Tradisi ini hanya ada di Kaliwungu untuk memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Tokoh pemuda Kaliwungu, Suseno mengatakan, tradisi ketuin yang dilaksanakan sebagai tradisi tahunan perlu dilestarikan khususnya anak muda. 

Dalam tradisi ini makanan yang disajikan dan dibagikan kepada tetangga beraneka macam mulai makanan tradisional hingga makanan kemasan yang mudah diperoleh.

Makanan khas Kaliwungu yang disajikan dalam tradisi tahunan ini adalah sumpil dan ketan beraneka warna. Sumpil merupakan makanan yang berbahan beras dan dibungkus dengan daun bambu. Hidangan ini disajikan dengan bumbu kelapa parut yang sudah diberi bumbu pedas.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Gelar Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Masjid Apung

57 tahun lalu

Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkab Kotabaru dan Kemenag Gelar Istighosah

57 tahun lalu

Sungai Aji Kendal Dipenuhi Tumpukan Sampah, Aliran Air Tersumbat

57 tahun lalu

Kualitas Bangunan RTH Kaliwungu Jelek, Bupati Kendal Tegur Pelaksana Proyek

57 tahun lalu

Peringati Maulid Nabi, Pemuda Pagerageung Tasikmalaya Gelar Diskusi Keislaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal