Menabung Belasan Tahun, Penjual Jamu di Sragen Bisa Naik Haji

Joko Piroso
Suparmi, penjual jamu tradisional asal Dukuh Masaran, Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen yang akan naik haji. Foto: iNews TV/Joko Piroso.

Saat itu, Suparmi hidup seorang diri karena semua anak-anaknya sudah berkeluarga. Penghasilan dari jualan jamu, bisa ia sisihkan untuk menabung.

Ibu empat orang anak bersyukur karena menjadi salah satu orang yang diizinkan oleh Allah untuk berangkat ke Tanah Suci.

Selama 13 tahun, ia sudah mulai menabung agar bisa membayar dana haji. Setiap hari, Suparmi menyisikan Rp30.000 untuk tabungan haji sejak tahun 2010.

Suparmi masuk kelompok terbang (kloter) 62 Embarkasi Solo yang akan berangkat Minggu (11/6/2023). Persiapan untuk berangkat sudah dilakukan dengan baik. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
22 hari lalu

Plafon SD Negeri 2 Cepoko Sragen Ambrol, Sempat Terdengar Suara Retakan

1 bulan lalu

Rumah Warga Sragen Terbakar, Uang Tunai Rp50 Juta dan Sertifikat Tanah Hangus

1 bulan lalu

Rebutan Air Irigasi Sawah, Petani di Sragen Tewas Ditikam Tetangga

1 bulan lalu

Rumah Roboh di Sragen, Nenek 82 Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan

1 bulan lalu

Pria ODGJ Mengamuk Tenteng Pedang di Sragen, 3 Warga Terluka saat Evakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal