Mengaku Lelah, Sopir Bus Angkut Pemudik ke Grobogan Kabur saat Akan Diperiksa

Rustaman Nusantara
Bus mengangkut pemudik dari Bali dihentikan di pos hutan Geyer, Grobogan, Jawa Tengah (Jateng). (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

Pemudik asal Grobogan Masrotun mengatakan, sudah empat bulan bekerja di Bali. Dia bersama rekan-rekannya terpaksa pulang kampung karena sudah tidak ada pekerjaan lagi di Bali. Dia sempat panik selama berada di Bali, karena takut tidak bisa pulang kampung. Namun, Masrotun dan rekan-rekannya mengaku lega bisa tiba di kampung halaman.

"Kita enggak boleh mudik, tapi di sana juga enggak ada kerjaan," ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Pos Pemeriksaan Pemudik Geyer, Grobogan Agus Sumarsono menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari pendataan pemudik. Selain memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP), petugas juga melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan.

"Tadi mereka sih bawa surat-surat dari tempat mereka kerja. Kalau mereka dipulangkan karena tidak ada pekerjaan," katanya.

Dia menjelaskan, dalam sehari ratusan pemudik sudah mulai membanjiri Kota Grobogan. Petugas semakin memperketat pengawasan bus atau kendaraan dari luar kota yang melintas. Seluruh penumpang ini kemudian diperbolehkan pulang, namun diwajibkan untuk isolasi mandiri di rumah.

Berita Lain Bisa Dibaca di Okezone.com: 3 Tenaga Medis RSUD Cepu Jalani Isolasi di Hotel

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
2 hari lalu

Sopir Bus Maut Tewaskan 2 Penumpang di Mamuju Tengah Jadi Tersangka, Positif Sabu

2 bulan lalu

Video Viral Siswi SMA Pamekasan Diduga Dilecehkan Sopir Bus, Rekam Aksi Bejat Pelaku

6 bulan lalu

2 Pemudik Terseret Arus di Cipendawa Cianjur, Jasad Ditemukan Terpisah

6 bulan lalu

Pemudik Sekeluarga Kecelakaan di Jalur Klemuk Batu, 1 Orang Tewas 3 Luka

6 bulan lalu

Kecelakaan Beruntun Dini Hari di Jombang, Diduga akibat Kondisi Jalan Gelap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal