Mengenal Hanacaraka, Sejarah dan Makna Filosofisnya

Tim iNews.id
Aksara Jawa Hanacaraka. (IST)

Sayang sekali Prabu Dewata Cengkar tidak dapat menyelamatkan diri dan mati terjatuh dari jurang. Sejak saat itu Ajisaka diangkat menjadi raja di Kerajaan Medhangkamulan.

Ajisaka pun teringat dengan pusakanya yang ditinggal di Pulau Majethi. Ia pun mengutus Dora untuk mengambilnya dari Sembada. Sesampainya di Pulau Majethi, Dora segera meminta pusaka Ajisaka yang dijaga oleh Sembada, namun rekannya itu tidak mau memberikan pusaka tersebut karena teringat dengan perintah Ajisaka. Sementara itu, Dora juga bersikukuh bahwa apa yang dilakukannya adalah perintah dari Ajisaka. Merekapun berdebat dan bergelut. Sayang sekali, keduanya akhirnya tewas.

Mendengar kedua abdinya tewas, Ajisaka pun menyesali apa yang telah dilakukannya. Untuk mengenang, ia melantunkan pantun hanacaraka yang memiliki makna sebagai berikut:

Ha Na Ca Ra Ka
Ada sebuah kisah
Da Ta Sa Wa La
Terjadi sebuah pertarungan
Pa Dha Ja Ya Nya
Mereka sama-sama sakti
Ma Ga Ba Tha Nga
Dan akhirnya semuanya mati

Makna filosofis Aksara Hanacaraka

Aksara hanacaraka memiliki makna filosofi yang bijaksana. Berikut makna filosofisnya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

25 Contoh Soal Aksara Jawa, Lengkap dengan Jawabannya

57 tahun lalu

Benteng Otanaha Jejak Kuno Gorontalo, Kisah Kepahlawanan Naha Sang Penemu Benteng

57 tahun lalu

TPS Unik di Bojonegoro Bernuansa Kerajaan Nusantara, Punya Makna Mendalam

57 tahun lalu

Cerita Hutan Lodoyo Blitar, Kerajaan Harimau Siluman yang Terkenal Angker

57 tahun lalu

Kunjungi Istana Kerajaan Tertua di Sulsel, Ganjar Disambut Tarian dan Dihadiahi Keris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal