Mengenal Tradisi Ruwatan Rambut Gimbal di Dataran Tinggi Dieng, Ternyata Ini Tujuannya

Endang Ayu Puji Astutik
Gubernur Ganjar Pranowo saat momotong rambut gimbal saat acara Dieng Culture Festival (DCF) 2022. (Ist)

Prosesi Ruwatan Rambut Gimbal

Anak-anak yang rambutnya akan diruwat dikumpulkan di rumah tetua adat. Lalu mereka akan dibawa ke Dharamsala untuk acara jamasan Jamasan merupakan mensucikan diri dengan cara mandi. air jamasan yang digunakan berasal dari Sendang Sedayu.

Setelah itu, mereka digiring untuk menuju ke kompleks Candi Arjuna dan dilakukan pemotongan rambut gimbal.

Seiring berjalannya waktu, tradisi ruwatan rambut gimbal ini digelar sebagai pertunjukan budaya dan dilakukan secara massal menjadi bagian yang penting dari Festival Budaya Dieng (Dieng Culture Festival) yang digelar setiap tahunnya.  

Selain itu tradisi ruwatan rambut gimbal ini sudah diakui oleh Kemendikbud sebagai warisan budaya takbenda Indonesia dari Jawa Tengah dengan domain adat istiadat masyarakat, situs, dan Perayaan-Perayaan, pada tanggal 1 Januari 2016.

Itulah penjelasan tentang mengenal tradisi ruwatan rambut gimbal di dataran tinggi Dieng. Semoga bisa menjadi wawasan dan referensi Anda saat berkunjung ke dataran tinggi Dieng.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Embun Es Kembali Selimuti Dieng, Suhu Minus 1 Derajat Celsius

57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal