Mengenang Sosok Buya Syafii Maarif, Masa Kecil Rajin Mengaji hingga Raih Gelar Doktor di AS

arif syaefudin
Buya Syafii Maarif (Foto: Muhammadiyah)

Namun, ia kembali harus berhenti mengenyam pendidikan pada tahun 1956 karena faktor ekonomi. Ia pun menjadi guru di Lombok atas permintaan Konsul Muhammadiyah Lombok.

Barulah pada tahun 1957 ia terus mengejar ilmu lagi di Universitas Cokroaminoto Surakarta hingga mendapat gelar Sarjana Muda. Dilanjutkan jenjang Sarjana Penuh di IKIP Yogyakarta yang kini berubah nama menjadi Universitas Negeri Yogyakarta. 

Ia tamat belajar pada tahun 1968, hingga berlanjut dengan mengikuti program master di Departemen Sejarah Universitas Ohio, AS. 

Sementara gelar doktornya diperoleh dari Program Studi Bahasa dan Peradaban Timur Dekat, Universitas Chicago, AS, dengan disertasi: Islam as the Basis of State: A Study of the Islamic Political Ideas as Reflected in the Constituent Assembly Debates in Indonesia.

Sosok Buya Syafii terus aktif di berbagai bidang. Termasuk menuangkan pikirannya di beberapa karya tulis. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
18 hari lalu

Dokter PPDS Meninggal di RSUP Kariadi, Undip Buka Suara soal Isu Perundungan

1 bulan lalu

Bikin Haru! Ibu Meninggal Dunia, Siswa SMP di Baubau Tetap Ikut Lomba Gerak Jalan HUT RI

1 bulan lalu

Kapolda Jabar Berduka, Aiptu Asep Suhara Gugur dalam Tabrak Lari di Bandung

1 bulan lalu

Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

1 bulan lalu

Pasien RSUD dr Haryoto Lumajang Meninggal, Keluarga dan Rumah Sakit Beda Versi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal