SEMARANG, iNews.id - Jalur PanturaKaligawe Semarang terendam banjir sekitar 90 sentimeter. Seorang ibu harus berjibaku menggendong dan menggandeng anaknya saat melewati banjir.
Kharisma Anggraeni berjuang keras menerobos banjir yang merendam jalur Pantura Kaligawe Semarang. Dia harus menggendong sekaligus menggandeng dua buah hatinya untuk mengungsi ke rumah kakek di Tambakrejo, Gayamsari.
Bukan hal mudah karena hempasan air terjadi ketika kendaraan besar melintas hingga membuatnya sempoyongan. Sedangkan di depannya, sang suami juga menggendong anak menuju ujung jalan yang tak kebanjiran.
Keluarga yang tinggal di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan genuk ini memilih mengungsi karena merasa tak aman di rumah.
"Selain rumah terendam, listrik juga padam serta sulit mendapatkan air bersih," kata Kharisma Anggraeni, Selasa (3/1/2022).