Menunggu 10 Tahun, Pasutri di Kendal Kembali Gagal Naik Haji

Eddie Prayitno
Pasutri asal Kebonadem, Brangsong, Kendal ini menunjukan persiapan ibadah haji. Namun, keduanya harus legawa karena tahun ini pemerintah membatalkan pemberangkatan haji. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id – Niat suci pasangan suami istri (pasutri) jemaah calon haji asal Kabupaten Kendal untuk menunaikan ibadah haji kembali kandas setelah Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan membatalkan pemberangkatan haji tahin ini akibat pandemi Covid-19. Padahal, Sarnoto dan Sri Murniati ini sudah menunggu hampir 10 tahun untuk berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

Sarnoto dan Sri Murniati pun hanya bisa pasrah dengan keputusan pemerintah tersebut. Meski sedikit kecewa lantaran seluruh persiapan haji telah dilakukan pasangan ini sejak tahun lalu, mereka menerimanya dengan lapang dada.

“Kecewa sih karena haji tahun ini dibatalkan, tapi mau gimana lagi ya,” kata Murniati ditemui di rumahnya Desa Kebon Adem Kecamatan Brangsong kabupaten kendal, Selasa (2/6/2020).

Dia menuturkan, berbagai persiapan telah dilakukan sejak tahun lalu mulai mental dan rajin mengikuti pelatihan manasik haji. Berbagai barang-barang yang akan dibawa ke Tanah Suci juga sudah dibeli termasuk oleh-oleh haji.

Murniati mengaku sudah hampir 10 tahun menunggu berangkat haji tepatnya sejak mendaftar haji tahun 2011 silam. Namun, niat suci menjalankan rukun islam kelima itu harus kembali tertunda.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabuapten Kendal, Saerozi mengatakan, tahun ini ada 1.016 jemaah calon haji. Namun karena berbagai pertimbangan pemerintah melalui Menteri Agama memutuskan pemerintah Indonesia tidak memberangkatkan haji tahun 2020 ini karena wabah Covid 19.

“Dengan pembatalan tersebut, maka  calon haji yang dijadwalkan berangkat tahun ini akan diberangkatkan pada tahun 2021 dengan tidak mengurangi kuota tetap sesuai dengan jadwal keberangkatan tahun ini,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gandeng Industri Garmen, Baznas Targetkan 50 Mustahik Kendal Tembus Pasar Kerja

4 hari lalu

Kebakaran Hebat di Permukiman Padat Kendal, Warga Panik Api Cepat Merambat

4 hari lalu

Pembagian 15.000 Ayam Petelur Gratis di Kendal Ricuh, Banyak Anak Terjepit

4 hari lalu

Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

4 hari lalu

Peternak Merugi, 15.000 Ayam Dibagikan Gratis di Kendal hingga Jadi Rebutan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal