Menyelisik Sejarah Masjid Saka Tunggal, Salah Satu yang Tertua di Kebumen

Joe Hartoyo
Masjid Saka Tunggal di Kebumen, Jawa Tengah. (Foto: iNews/Joe Hartoyo)

Sekretaris Desa Pekuncen Eko Prasetyo mengatakan, masjid tersebut didirikan tahun 1722 yang merupakan bukti perjuangan masyarakat terhadap penjajahan Belanda kala itu. Selain itu keberadaan masjid ini juga tidak terlepas dari sejarah Kabupaten Kebumen.

Dari kisah yang ada saat itu, Kertowecono III yang menjabat sebagai adipati diminta kembali ke Keraton Surakarta untuk menjadi patih dengan gelar Adipati Mangkuprojo sekitar tahun 1719.

Sebelum wafat, Adipati Mangkuprojo sempat berwasiat ketika meninggal untuk dimakamkan di Desa Pekuncen dan minta dibangunkan sebuah masjid.

"Inilah bangunan masjid itu yang dinamakan Masjid Saka Tunggal. Saka tunggal juga mengandung makna sebagai tempat untuk meyakini bahwa Allah SWT itu tunggal atau esa," ujarnya, Sabtu (16/3/2024).

Dalam kaitannya dengan sejarah perjuangan, masjid itu juga menjadi simbol satu tekad untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 hari lalu

Tragis! Lansia 92 Tahun Tewas dalam Kebakaran Rumah di Purworejo

10 hari lalu

Tragis! 3 Anak Tenggelam di Sungai Serayu Banyumas, 2 Orang Tewas 1 Selamat

18 hari lalu

Sisa Bara Tungku Diduga Picu Kebakaran Dapur Produksi Keripik Singkong di Kebumen

24 hari lalu

Cari Ikan di Sungai, Warga Purbalingga Temukan Mayat Pria Tersangkut Jaring

1 bulan lalu

2 Bocah yang Hilang Tenggelam di Sungai Banjarnegara Ditemukan Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal