Minyak Goreng Curah di Pasar Tradisional Langka, Warga dan Pelaku UMKM Menjerit

Lurisa Lulu
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Suruh Kabupaten Semarang. (iNewsTV/Lurisa Lulu)

SEMARANG, iNews.id - Harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan dicabut pemerintah. Imbasnya, kelangkaan minyak goreng curah terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Semarang.

Para konsumen rumahan dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pun harus menjerit. Lantaran minyak goreng kemasan yang tersedia harganya selangit.

Berdasarkan pantauan, kelangkaan minyak goreng curah terjadi di pasar tradisional Suruh, Kabupaten Semarang, Selasa (22/3/2022).

Minyak yang kini tengah diburu para konsumen rumah dan pelaku usaha kecil menengah justru sulit didapat.

Minyak goreng curah yang biasa dibanderol Rp19.000 per liter menjadi sasaran para konsumen, lantaran harganya yang masih terjangkau.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
23 jam lalu

Kebakaran Pasar Bayat Klaten Hanguskan 24 Kios, Diduga Korsleting Listrik

29 hari lalu

Viral Minyak Goreng Bansos di Grobogan Diduga Berbau Solar, Langsung Dikembalikan Warga

1 bulan lalu

Asah Kepekaan Sosial, Peserta PKN LAN Bagikan 100 Liter Minyak Goreng ke Warga Mojokerto

1 bulan lalu

Minyak Bantuan Pangan di Klaten Berbau Solar dan Keruh, Warga Serbu Kantor Desa

3 bulan lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal