Nekat Keluar saat Karantina, Pemudik Bandel di Sragen Digiring ke Rumah Berhantu

Joko Piroso
Pemudik yang dikarantina di rumah berhantu di Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Sragen (Foto: iNews/Joko Piroso)

SRAGEN, iNews.id - Pemerintah kabupaten Sragen, Jawa Tengah memiliki kebijakan unik dalam mengawasi pemudik yang tidak melakukan karantina mandiri. Mereka akan menempatkan pemudik di rumah kosong yang terkenal horor.

Pemkab Sragen mempersilakan gugus tugas Covid-19 tingkat desa untuk mengkarantina warganya. Salah satu daerah yang akan kebijakan tersebut yakni Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Sragen.

Saat ini Pemerintah Desa Sepat telah menyiapkan satu rumah kosong bagi pemudik yang nakal tak mau karantina mandiri. Sebelumnya, salah satu pemudik sempat keluar rumah saat menjalani karantina.

"Ya saya keluar soalnya anak minta mainan. Jadi saya keluar. Jadi saya sekarang karantina di sini, ngikutin aturan sini saja," ujar salah satu pemudik Heri, Selasa (21/4/2020).

Heri mengaku menyesal dengan keputusannya keluar rumah. Dia pun pasrah harus menjalani karantina di rumah horor tersebut.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkelahian Maut di SMPN 2 Sumberlawang Sragen, 1 Siswa Tewas

57 tahun lalu

Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit Persawahan Sragen

57 tahun lalu

2 Pemudik Terseret Arus di Cipendawa Cianjur, Jasad Ditemukan Terpisah

57 tahun lalu

Pemudik Sekeluarga Kecelakaan di Jalur Klemuk Batu, 1 Orang Tewas 3 Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun Dini Hari di Jombang, Diduga akibat Kondisi Jalan Gelap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal