Nelayan di Cilacap Diimbau Tidak Melaut Sementara

Antara
Kapal nelayan. (Foto: Antara)

Dia juga meminta nahkoda kapal-kapal tersebut saling berkomunikasi melalui pesawat radio. Hal itu menurutnya perlu dilakukan untuk memantau kondisi cuaca di daerah tangkapan masing-masing.

BACA JUGA: Terjebak Cuaca Buruk, Nelayan asal Pangkep Hilang di Tengah Laut

"Saat ini sebenarnya merupakan masa istirahat bagi nelayan karena sedang berlangsung musim angin barat sehingga sering terjadi gelombang tinggi secara tiba-tiba sehingga berbahaya bagi kapal nelayan. Kondisi seperti ini biasanya berlangsung selama tiga hingga empat bulan," kata Sarjono.

Oleh karena itu, dia mengimbau nelayan memanfaatkan waktu untuk memperbaiki alat tangkap maupun kapalnya agar siap digunakan ketika kondisi cuaca kembali bersahabat. Dia juga meminta nelayan untuk mencari sumber penghidupan yang lain ketika masa istirahat melaut.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

8 hari lalu

Hilang saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Bibir Laut Cirebon

12 hari lalu

Ubur-Ubur Melimpah di Laut Selatan Cilacap, Nelayan Raup Rezeki di Tengah Paceklik Ikan

18 hari lalu

Kronologi Kapal Virgo Bawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

18 hari lalu

Kapal Virgo Transport 8 Angkut 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa.

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal