Nelayan Rembang Tolak Kapal Asing Menangkap Ikan di Perairan Indonesia

Musyafa
Kapal nelayan bersandar di Dermaga Pelabuhan Tasikagung, Rembang. (iNews/Musyafa Musa)

Khusus pajak produksi, Suyoto mengatakan pada prinsipnya Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit mendukung. Asalkan, pemerintah mempunyai data yang valid tentang berapa harga ikan di pasaran dan penghasilan nelayan, guna menentukan besaran pajak.

“Kita tidak menghambat program pemerintah. Kalau melaut, ada hasil, bukan nggak mau setor pajak. Tapi dari pemerintah harus valid itung-itungannya. Soalnya pajak juga untuk kemajuan negara kita, kami mendukung, “ ujarnya.

Suyoto menambahkan hingga saat ini sebagian kapal cantrang yang izin-izinnya masih berlaku, tetap melaut. Mereka tidak terpengaruh oleh rencana revisi Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan tentang operasional jaring cantrang, yang nantinya akan diganti dengan jaring kantong.

Menurutnya, dia sudah menerima sosialisasi perihal masalah tersebut oleh Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Dan Perikanan. Pihaknya memilih menunggu perkembangan, termasuk bagaimana operasional di lapangan.

“Kan baru paparan teori di darat. Prakteknya nanti, tunggu saat pas melaut seperti apa. Kalau spek jaring kantong, saya sudah tahu, “ katanya.

Prinsipnya, nelayan tidak mempermasalahkan ganti alat tangkap, yang penting hasil melaut sebanding. “Ganti alat tangkap, tujuannya mendapatkan hasil yang bagus kan. Poinnya di situ, “ ujar warga Desa Tasikasung, Rembang ini.

Pantauan di Dermaga Pelabuhan Tasikagung, Rembang, saat ini cukup banyak kapal cantrang yang belum bisa berangkat melaut, karena terkendala perizinan dari otoritas terkait. Hal itu setelah dokumen lama habis masa berlakunya dan masih dalam proses pengurusan.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
19 hari lalu

ABK KM Mayangsari II Tewas saat Melaut di Masalembo, Sempat Muntah Darah

25 hari lalu

Cari Ikan di Laut, Nelayan di Tulungagung Temukan Mayat Mengapung di Teluk Popoh

31 hari lalu

Nelayan asal Pangkep Tewas di Pantai Tangairi Sumba, Tersangkut Karang saat Cari Gurita 

1 bulan lalu

Hilang saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Bibir Laut Cirebon

1 bulan lalu

Ubur-Ubur Melimpah di Laut Selatan Cilacap, Nelayan Raup Rezeki di Tengah Paceklik Ikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal